Tips Membuat Video Dokumentasi atau Film Dokumenter

Thursday, March 14, 2013
Tips Membuat Film Dokumenter
Jika anda seorang yang menggemari Dunia Film, tentu anda juga berambisi suatu saat akan mencoba untuk membuat sebuah video dokumentasi atau sebuah film dokumenter. ingin belajar membuat film yang bergenre dokumenter? Membuat film bisa jadi kegiatan yang sangat mengasyikkan. Karena, dengan membuat film kita bisa mengaplikasikan beragam ide yang kita miliki, dan tidak hanya itu, rasa puas pun akan muncul jika film yang kita buat mendapatkan apresiasi yang tinggi dari masyarakat luas.

Nah, bagi Anda yang saat ini ingin membuat film dokumenter, namun bingung untuk memulainya, berikut adalah beberapa tips singkat cara membuat film dokumenter.
  • Sediakan Peralatan yang dibutuhkan (terutama Video Camera, bisa berupa Handycam ataupun Camera Video model Lainnya yang dapat merekam Gerak dan mengambil objek gambar bergerak.
  • Tentukan Tema Video yang ingin anda buat dan pastinya sesuaikan Tema Video yang akan anda buat dengan Lokasi pengambilan Video.
  • Fokus Pada Objek Rekaman. Saat mulai melakukan perekaman, usahakan posisi tangan dalam keadaan kokoh. Kamera yang bergoyang sangat mempengaruhi rekaman video. Agar kamera tak bergoyang, gunakan bantuan penyangga seperti tripod atau monopod.Walau begitu, Anda tetap harus berlatih memegang kamera dengan stabil, karena Anda tidak bisa mengandalkan tripod terus-menerus. Bayangkan bila Anda harus menentengnya dari satu tempat ke tempat lain. Boleh saja memakai tripod, tapi hanya untuk merekam obyek yang tak bergerak dalam jangka waktu lama.
  • Mengontrol Posisi Gambar. Apabila obyek yang Anda bidik terlalu jauh dari posisi Anda, usahakan untuk memakai fasilitas zooming. Meski fasilitas pembesaran tersebut sangat mudah digunakan, fokus obyek harus tetap terjaga.
  • Frame. Mulailah mengatur komposisi antar obyek bidikan, sehingga berada dalam satu frame yang baik dan sesuai. Sebuah klip yang akan Anda rekam bisa mempunyai komposisi yang baik apabila menggunakan teknik dasar komposisi. Pertama, komposisi balance, yaitu dengan membayangkan garis horizontal dan vertikal. Pertemuan garis tersebut adalah titik yang tepat untuk obyek bidikan. Namun, Anda juga bisa menggunakan komposisi yang tak lumrah untuk menghasilkan efek-efek tertentu. Perhatikan masalah overscan yang biasanya memotong sinyal video dan mengaburkan obyek bidikan. Aturlah ruang kosong di atas frame ketika merekam obyek.
  • Kontinuitas. Saat merekam, sebaiknya Anda memikirkan jalan cerita video tersebut, sehingga klip memungkinkan dipotong saat editing. Usahakan merekam satu obyek dari beragam angle atau sudut pandang. Anda bisa menggabungkan rekaman video close-up, rekaman pendek, dan wide-angle. Yang penting, pastikan antara satu frame dengan frame berikutnya memiliki keterkaitan. Misalnya saja, ketika Anda merekam di area terbuka, maka pastikan pencahayaan diatur sama.
  • Background - Foreground. Sangat penting untuk menempatkan obyek bidikan berada dalam posisi yang nyaman dilihat di dalam sebuah frame. Pastikan foreground dan background tidak saling membuat pandangan bias. Bidiklah obyek tertentu dengan latar belakang yang kosong. Apabila background berupa suasana di pusat perbelanjaan, maka penonton tak lagi fokus di obyek utama tersebut. Hindari juga memakai background yang intrusif. Misalnya menempatkan obyek di depan pohon, sehingga kelihatan pohon tersebut tumbuh di kepalanya. Prinsip serupa bisa diterapkan untuk foreground. Pastikan tak ada orang yang melintas di depan kamera saat Anda sedang membidik obyek tertentu.
  • Plan the Pan. Cobalah gunakan teknik pan, yaitu merekam obyek yang bergerak pada bidang horizontal. Anda bisa memakai teknik tersebut untuk dua keperluan. Pertama, merekam area obyek yang luas ke dalam satu frame. Misalnya saja Anda ingin merekam pemandangan indah di gunung atau arsitektur bangunan. Kedua, ketika Anda ingin merekam obyek yang bergerak pada jalur tertentu, misalnya balap F1, balapan kuda, atau orang yang berlari. Yang penting, pastikan gerakan obyek tertangkap dengan jelas berikut gerakan yang akan direkam terakhir. Untuk merekam gambar bergerak, sebaiknya gunakan bantuan tripod agar gambar tak goyang.
  • Efek Khusus. Pada kamera video modern, biasanya telah tersedia efek video built-in di dalam menunya. Sebelum Anda memakai efek tersebut, pikirkan kembali apabila video akan Anda edit kembali. Bila ya, maka tak perlu untuk memakai efek-efek yang tersedia di kamera, karena efek tersebut tak bisa dinormalkan kembali saat Anda mengedit video tersebut. Anda bisa menambahkan efek melalui program video editing. Kecuali, Anda memang ingin memutar film langsung di TV, maka Anda bisa memakai efek-efek film bawaan kamera video.
  • Pengaturan Cahaya. Pencahaayan merupakan salah satu faktor yang penting ketika merekam video. Tapi cahaya yang terlalu banyak akan membuat obyek terlihat putih menyerupai hantu. Sebaliknya kurang cahaya bisa pula membuat obyek tidak terlihat. Untungnya, kebanyakan kamera video kini telah menyertakan setelan pencahayaan otomatis. Namun demikian, saat merekam di luar ruangan sebaiknya posisi Anda membelakangi cahaya matahari.
  • Suara dan Visi. Setelah teknik video Anda kuasai, perhatikan juga masalah audio. Film yang baik sebaiknya memang memiliki perpaduan gambar dan suara yang seimbang. Kamera video biasanya menyertakan mikrofon built-in untuk merekam suara. Namun demikian, biasanya mikrofon tersebut juga merekam suara yang berada di sekitar obyek bidikan, seperti suara bising, angin, dan nafas si kameraman.
  • Persiapan. Sebelum merekam, pastikan kamera dan peranti pendukung sudah dalam keadaan siap. Pastikan power baterai dalam keadaan penuh. Apabila kurang, charge baterai, hingga power-nya maksimal. Biasakan juga membuat checklist atau daftar alat yang harus Anda bawa ketika merekam. Ketika Anda bepergian jauh atau melakukan rekaman berjam-jam, usahakan.
Demikianlah Artikel Tips Membuat Video Dokumentasi atau Film Dokumenter yang sangat singat dan mungkin dapat bermanfaat bagi anda yang sedang ingin belajar tentang cara pembuatan sebuah film dokumenter.
»»  READMORE...

Saat Anak Belajar Dewasa - Edutainment Di Kidzania

Monday, January 7, 2013
Anak-anak Sekolah sebentar lagi akan kembali masuk sekolah setelah liburan panjang pasca-terima rapor semester. Banyak di antara mereka menghabiskan waktu pergi ke luar kota/negeri, kemping, sibuk olahraga, mengunjungi tempat wisata atau hanya sekedar nongkrong bersama teman-temannya.

Jika pada suatu kesempatan anda datang ke Jakarta, cobalah singgah dilantai enam Pacific Placa di kawasan jakarta selatan dekat semanggi-senayan. kalau biasanya ke Ibukota mengunjungi Dunia Fantasi di Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Kini Kidzania bisa jadi target berikutnya. Dibuka pada bulan November 2007, Kidzania langsung menjadi buruan anak-anak sekolah karena merupakan arena gabungan hiburan dan pendidikan alias edutainment. Dibandingkan dengan lainnya, Kidzania memang memiliki keistimewaan tersendiri. kendati Wahana permainannya khusus bagi anak-anak berusia 2-16 tahun, Orang tua pun boleh bergabung.

Di Kidzania, anak-anak diberi kesempatan dan kebebasan melakukan serta mencoba permainan yang mereka inginkan. Mereka bebas berinisiatif tanpa campur tangan orangtua yang juga memberi dampak luar biasa bagi anak. Contohnya, setiap anak-anak diberikan cek untuk modal bermain. Nantinya, mereka dapat menukarkan cek tersebut dengan uang untuk membayar setiap game. Nah, disini anak-anak pun diwajibkan antri sendiri tanpa Orangtua. mulai dari proses tukar cek di bank khusus anak-anak hingga permainan itu sendiri.

Begitu memasuki Kidzania, Anda akan merasa berbeda di dalam miniatur sebuah kota. tentu saja ada jalan raya, aneka bangunan bahkan kenderaan-kenderaan yang memenuhi jalan. Seperti dikota-kota besar, anak-anak juga bisa naik taksi atau bus kota. Pastinya, Mereka juga harus antri atau booking via telepon. Anak-anak akan memainkan peran sebagai orang dewasa dan mempelajari berbagai profesi. Total ada lebih 100 pilihan profesi dan pekerjaan seperti yang kita kenal di kehidupan sehari-hari. Bisa itu Pilot, detektif, dokter, pengacara, polisi, pemadam kebakaran, pekerja salon, wartawan, model, tukang bangunan hingga pembalap.

Untuk membalap atau menyetir, anak-anak juga diwajibkan ujian SIM terlebih dahulu. Bahkan mereka pun harus cek kesehatan di rumah sakit yang juga "Mempekerjakan" anak-anak sebagai dokter. Selain Permainan,anak-anak juga bisa belajar cara membuat cokelat, wafel, roti, susu dan lainnya. Setiap aktifitas bermain peran di Kidzania meliputi empat area, yaitu arena pengembangan diri sendiri (menambah ilmu pengetahuan dan peran sosial), Interpersonal (mengembangkan keterampilan persoalisasi), Biologis (Mengembangkan keterampilan Fisik), dan sosial Budaya (Mengimitasi peran yang diminati).

Orangtua hanya bisa memantau sembari tersenyum melihat tingkah laku anak-anaknya. Namun, jangan khawatir karena Kidzania juga aman. Pasalnya, setiap anak dibekali gelang untuk melacak keberadaannya selama di area kidzania. alat ini hanya bisa dilepas setelah pengunjung meninggalkan arena. Jadi, jangan takut kalau anak-anak akan hilang ditmpat yang luas ini. jangan juga khawatir anak anda akan tersesat karena ada petugas yang memandu mereka. Tapi jadilah saksi anak-anak merasakan petualangan seru di dunia yang unik dan edukatif.
»»  READMORE...