Hi, guest ! welcome to TV LIFE STREAMING. | About Us | Contact | Register | Sign In
Categorie : Home | LIVE | VIDEO | TV | STREAMING | Google | Widget | Facebook
Add to Google
Showing posts with label Apologetika. Show all posts
Showing posts with label Apologetika. Show all posts

Tuesday, June 2, 2026

Mengapa Umat Islam Memuliakan Kotoran Nabi Muhammad


Hadits Sunan An-Nasa'i No. 137 - Kitab Thaharah

Bab Manfaat dari Sisa Wudhu
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ، عَنْ سُفْيَانَ، قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ مِغْوَلٍ، عَنْ عَوْنِ بْنِ أَبِي جُحَيْفَةَ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ شَهِدْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم بِالْبَطْحَاءِ وَأَخْرَجَ بِلاَلٌ فَضْلَ وَضُوئِهِ فَابْتَدَرَهُ النَّاسُ فَنِلْتُ مِنْهُ شَيْئًا وَرَكَزْتُ لَهُ الْعَنَزَةَ فَصَلَّى بِالنَّاسِ وَالْحُمُرُ وَالْكِلاَبُ وَالْمَرْأَةُ يَمُرُّونَ بَيْنَ يَدَيْهِ .

Dari 'Awn bin Abi Juhaifah, bahwa ayahnya berkata: "Aku melihat Nabi (ﷺ) di Al-Batha'. Bilal mengeluarkan air sisa dari Wudhu-nya dan orang-orang bergegas menuju air itu, dan aku mendapatkan sebagian darinya. Kemudian sebuah tombak ditancapkan di tanah dan dia memimpin orang-orang dalam shalat, sementara keledai, anjing, dan wanita lewat di depannya."

Hadits Shahih Bukhari Nomor 182 (Kitab Wudhu)
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سَعْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي مَحْمُودُ بْنُ الرَّبِيعِ قَالَ وَهُوَ الَّذِي مَجَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي وَجْهِهِ وَهُوَ غُلَامٌ مِنْ بِئْرِهِمْ وَقَالَ عُرْوَةُ عَنْ الْمِسْوَرِ وَغَيْرِهِ يُصَدِّقُ كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا صَاحِبَهُ وَإِذَا تَوَضَّأَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَادُوا يَقْتَتِلُونَ عَلَى وَضُوئِهِ : صحيح البخاري {١٨٢}

Telah menceritakan kepada kami ‘Ali bin ‘Abdullah berkata: telah menceritakan kepada kami Ya’qub bin Ibrahim bin Sa’d berkata: telah menceritakan kepada kami Bapakku dari Shalih dari Ibnu Syihab berkata: Mahmud bin Ar Rabi’ mengabarkan kepadaku, ia berkata: “Dialah orang yang diberkahi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di wajahnya saat dia masih kecil dari sumur mereka.” Dan ‘Urwah menyebutkan dari Al Miswar, dan Selainnya -setiap dari keduanya saling membenarkan satu sama lain-, bahwa ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berwudhu, hampir saja mereka berkelahi memperebutkan bejana bekas wudhu beliau.” { Shahih Bukhari 182 }

Dalam Musnad Ahmad ibn Hanbal, Anas menuturkan bahwa ia melihat Nabi ketika rambutnya sedang dipotong. Kemudian, para sahabat mengelilingi beliau. Masing-masing mereka meminta beberapa potongan rambut Rasulullah. 

Dalam Sahih Bukhari hadis nomor 2300, disebutkan bahwa Nabi menyuruh Abu Talha agar membagi-bagikan potongan rambutnya kepada kaum Muslim. Abu Ubaidah bahkan menegaskan, memiliki potongan rambut Nabi Muhammad adalah lebih berharga baginya daripada dunia dan isinya.

Umaimah RA meriwayatkan bahawa:
كَانَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدَحٌ مِنْ عِيدَانٍ يَبُولُ فِيهِ، وَيَضَعُهُ تَحْتَ سَرِيرِهِ، فَقَامَ فَطَلَبَ، فَلَمْ يَجِدُهُ فَسَأَلَ، فَقَالَ: " أَيْنَ الْقَدَحُ؟ "، قَالُوا: شَرِبَتْهُ بَرَّةُ خَادِمُ أُمِّ سَلَمَةَ الَّتِي قَدِمَتْ مَعَهَا مِنْ أَرْضِ الْحَبَشَةِ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " لَقَدِ احْتَظَرَتْ مِنَ النَّارِ بِحِظَارٍ "
Maksudnya: Dahulu Nabi SAW mempunyai bekas yang diperbuat dari pelepah kurma yang Baginda gunakan untuk kencing padanya, dan baginda letakkan di bawah tempat tidurnya. (Pada satu masa), baginda SAW mencari bekas tersebut, namun baginda SAW tidak menjumpainya. Maka baginda bertanya: “Di manakah bekas itu?”. Mereka berkata: “Telah diminum oleh Barrah, pembantu Ummu Salamah yang datang bersamanya dari negara Habsyah. Lalu Nabi SAW bersabda: “Sungguh dia telah terpelihara daripada api neraka”.
Riwayat al-Tabrani (527)

Imam Ibn al-Qayyim ada menukilkan satu kisah di mana Malik bin Sinan iaitu bapa kepada Abu Said al-Khudri telah meminum darah Rasulullah ketika peperangan Uhud. [Lihat: Zad al-Ma’ad, 177/3] Kisah ini juga dibenarkan oleh Syeikh Sofiy al-Rahman al-Mubarakfuri di dalam kitabnya al-Rahiq al-Makhtum:
وَامْتَصَّ مالِك بِنْ سِنَان والد أَبِي سَعِيْد الخُدْرِي الدَّمَ مِنْ وَجْنَتِهِ حَتَّى أَنْقَاه. فَقَالَ: مُجَّهُ. فَقَالَ: وَاللهِ لَا أَمُجُّهُ أَبَدًا. ثُمَّ أَدْبَرَ يُقَاتِل
Maksudnya: Malik bin Sinan iaitu ayah Abu Sa’id al-Khudri telah menyedut darah dari pipi Rasulullah SAW sehingga menelannya. Lalu Nabi SAW berkata: “Ludahkanlah ia!” Beliau menjawab: “Demi Allah, aku tidak akan meludahnya.” Kemudian beliau kembali berperang. [Lihat: al-Rahiq al-Makhtum, 247/1] (sumber: yt/sunnahnabi)

#Edukasilintasiman

Read More »
12:10 AM | 0 comments

Wednesday, December 17, 2025

Yesus menyamakan dirinya dengan Bapa

 

Pernyataan Tuhan Yesus Kristus secara Eksplisit menyamakan dirinya dengan sang Bapa.

"Kamu menyebut aku Guru dan Tuhan.. dan
Katamu itu tepat sebab memang akulah Guru dan Tuhan". Yohanes 13:13

"Sekiranya kamu mengenal Aku.. Pasti kamu juga mengenal Bapa-ku. Sekarang ini kamu mengenal dia dan kamu telah mengenal dia". Yohanes 14:17

"Aku dan Bapa adalah Satu". Yohanes 10:30



Read More »
6:35 AM | 0 comments

Monday, December 15, 2025

Silsilah garis keturunan dari Adam hingga kepada Yesus


Inilah Silsilah Garis Keturunan Adam hingga Yesus.. Silsilah 12 Suku Israel..


Read More »
5:59 AM | 0 comments

Saturday, November 29, 2025

Al-llah Menyesatkan Iblis QS Al-Hijr Ayat 39




قَالَ رَبِّ بِمَآ اَغْوَيْتَنِيْ لَاُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِى الْاَرْضِ وَلَاُغْوِيَنَّهُمْ اَجْمَعِيْنَۙ ۝٣٩

qâla rabbi bimâ aghwaitanî la'uzayyinanna lahum fil-ardli wa la'ughwiyannahum ajma‘în

Ia (Iblis) berkata, “Tuhanku, karena Engkau telah menyesatkanku, sungguh aku akan menjadikan (kejahatan) terasa indah bagi mereka di bumi dan sungguh aku akan menyesatkan mereka semua. (Sumber)


Read More »
11:31 PM | 0 comments

Tuesday, November 25, 2025

Nubuatan Yesaya tentang Tanah Kedar


Doc. Nubuatan Tentang Tanah Kedar 

Pesan dari Yesaya menyerukan umat Allah untuk meninggalkan berhala-berhala mereka, dan memperingatkan mereka tentang kehancuran yang akan datang jika mereka tidak taat. (Sumber/Video)

#EdukasiLintasIman #DiskusiLintasAgama #Faktasejarah #Apologetika #Alkitab


Read More »
9:02 PM | 0 comments

Sunday, October 26, 2025

Siapakah Yang Mengetahui Hari Kiamat? Menjawab Pertanyaan ini dari makna Teologis Alkitab

Exposisi dan Makna Teologis dari Markus 13:32 maupun Matius 24:36. Teks: Markus 13:32 (TB) atau Matius 24:36

“Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja.”

1. Latar Belakang Konteks

Markus 13 adalah bagian dari khutbah eskatologis Yesus — yaitu pengajaran tentang akhir zaman. Dalam pasal ini, Yesus berbicara kepada murid-murid-Nya tentang tanda-tanda kehancuran Bait Allah, penderitaan besar, dan kedatangan Anak Manusia (Parousia).

Ayat 32 menjadi puncak penegasan bahwa waktu pasti kedatangan itu tidak diketahui oleh siapa pun kecuali Bapa.

2. Exposisi Ayat

a. “Tentang hari atau saat itu”

Mengacu pada hari kedatangan Kristus kembali atau hari penghakiman akhir.

Yesus menegaskan bahwa manusia tidak bisa menentukan waktu kedatangan-Nya — itu tetap rahasia Allah.

b. “Tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak...”

Bahkan makhluk surgawi yang dekat dengan Allah pun tidak memiliki pengetahuan ini. Ini menunjukkan betapa mutlaknya kedaulatan Allah atas waktu dan rencana-Nya.

c. “...dan Anak pun tidak...”

Bagian ini sering menjadi bahan diskusi teologis. Mengapa Yesus, Sang Anak Allah, tidak tahu?

Kalau Yesus Tuhan kenapa tidak tahu bila hari Kiamat?

Ada dua pandangan utama:

(1) Pandangan Inkarnasi (Kristologi)

Ketidaktahuan Yesus di sini terkait dengan keadaan-Nya sebagai manusia (inkarnasi).

👉Dalam kemanusiaan-Nya, Yesus membatasi diri (Filipi 2:6–8).

👉Ia benar-benar mengambil sifat manusia, termasuk keterbatasan dalam pengetahuan, sementara tetap sepenuhnya Allah.

Jadi, bukan berarti Yesus bukan Allah, tetapi bahwa sebagai manusia, Ia tidak menggunakan seluruh atribut keilahian-Nya secara bebas, melainkan tunduk pada kehendak Bapa.

(2) Pandangan Fungsional Trinitas

Dalam hubungan Trinitas, ada pembedaan peran:

Bapa: sumber dan penentu waktu rencana ilahi.

Anak: pelaksana keselamatan.

Roh Kudus: penerap karya keselamatan.

Maka, “tidak tahu” di sini bisa dipahami sebagai penyerahan diri Anak kepada otoritas Bapa dalam rencana kekal Allah.

3. Makna Teologis

a. Tentang Kedaulatan Allah

Ayat ini menegaskan bahwa Allah Bapa memegang kendali penuh atas sejarah dan waktu. Tidak ada yang di luar kuasa-Nya.

b. Tentang Kemanusiaan Sejati Yesus

Yesus sungguh-sungguh manusia. Ia bukan hanya “berpura-pura” menjadi manusia, melainkan benar-benar mengalami keterbatasan manusiawi — termasuk dalam pengetahuan.

c. Tentang Kerendahan dan Ketaatan Anak

Yesus menunjukkan kerendahan hati dan ketaatan sempurna kepada Bapa. Ia tidak mencari tahu atau melampaui kehendak Bapa, melainkan tunduk sepenuhnya.

d. Tentang Sikap Orang Percaya

Karena waktu itu tidak diketahui: Kita tidak berspekulasi tentang waktu kedatangan Kristus. Kita dipanggil untuk berjaga dan siap setiap saat (Markus 13:33–37).

4. Aplikasi Rohani

Jangan sibuk menebak waktu akhir, tetapi hidup dalam kesiapan dan kesetiaan setiap hari.

Belajar meneladani Yesus dalam ketaatan dan kerendahan kepada kehendak Bapa.

Percaya bahwa Allah mengatur waktu dengan sempurna, bahkan bila manusia tidak mengerti.

Kesimpulan Singkat

Markus 13:32 mengajarkan bahwa waktu kedatangan Kristus adalah rahasia Allah, menegaskan kedaulatan Bapa, kerendahan Kristus dalam inkarnasi, dan panggilan bagi orang percaya untuk senantiasa berjaga dan hidup setia.


Read More »
12:22 AM | 0 comments